Lalat merupakan serangga yang memiliki beberapa genus yaitu diantaranya Musca, Stomoxys, Phenisia, Sarchopaga, Fannia dan memiliki beberapa spesies diantaranya Musca domestica, Stomoxy calcitrans, Phenesia sp, Sarchopaga sp, dan Fannia sp. Pada umumnya lalat merupakan serangga berukuran kecil, sedang sampai berukuran besar, mempunyai sepasang sayap di bagian depan dan sepasang halter sebagai alat keseimbangan di bagian belakang,bermata majemuk dan sepasang antena yang seringkali pendek terdiri atas tiga ruas. Mata lalat jantan lebih besar dan sangat berdekatan satu sama lain sedang yang betina tampak terpisah oleh suatu celah dan berbentuk lebih besar daripada lalat jantan. Lalat memiliki siklus metamorfosis yang sempurna dengan masa hidup sekitar 2-3 minggu atau bahkan 3 bulan.
Serangga ini sangat tertarik pada makanan manusia sehari-hari seperti gula, susu, makanan olahan, kotoran manusia dan hewan, darah serta bangkai binatang yang berair. Tempat yang disenangi adalah tempat yang basah seperti sampah basah, kotoran binatang, tumbuh-tumbuhan busuk, kotoran yang menumpuk secara kumulatif. Lalat beristirahat di lantai dinding, langit-langit, rumput-rumput dan tempat yang sejuk. Juga menyukai tempat yang berdekatan dengan makanan dan tempat berbiaknya, serta terlindung dari angin dan matahari yang terik. Jumlah lalat akan meningkat jumlahnya pada temperatur 20 º C – 25 º C dan akan berkurang jumlahnya pada temperatur < 10 º C atau > 49 º C serta kelembaban yang optimum 90 %. Untuk istirahat lalat memerlukan suhu sekitar 35º- 40ºC, kelembaban 90%. Aktifitas terhenti pada temperatur < 15ºC. Lalat merupakan binatang pengganggu dan juga merupakan vektor mekanis penyebaran penyakit seperti diare. Upaya pengendalian lalat dibedakan menjadi pencegahan dan pemberantasan. Pencegahan dilakukan dengan upaya menjaga kebersihan dan sanitasi. Sementara upaya pemberantasan bisa dengan metode fisik, kimia, dan biologi.
DOWNLOAD FULL: CLICK HERE
No comments:
Post a Comment